Sabtu, 24 Maret 2012

SPM : ANALISIS KINERJA KEUANGAN




Kunjungi Blog ini :
  1. www.akutansi-akuntansi.blogspot.com ini berisi kumpulan materi perkuliahan untuk mata kuliah program studi akuntansi.
  2. www.akutansi-akuntansimnj.blogspot.com ini berisi kumpulan materi perkuliahan untuk mata kuliah program studi manajemen.
  3. www.akutansi-akuntansipajak.blogspot.com ini berisi kumpulan materi perkuliahan untuk perpajakan.
  4. www.akutansi-akuntanssoal.blogspot.com ini berisi kumpulan soal-soal yang sudah diberikan pada ujian mid semester dan ujian semester baik mata kuliah program studi akuntansi, mata kuliah program studi manajemen.
  5. www.akutansi-akuntansart.blogspot.com ini berisi kumpulan  artikel tulisan saya yang saya buat.

Jenis Standar
l      Standar Ideal : menginginkan efisiensi maksimum dan hanya bisa dicapai bila semua berjalan lancar. Tidak ada kerusakan mesin atau kekurangan tenaga.
l      Standar yg dapat dicapai : merupakan standar yg dapat dicapai dalam kondisi operasi efisien. Terdapat toleransi utk kerusakan mesin yg normal, penghentian sementara, tingkat keahlian yg belum sempurna, dsb.

Mengapa Sistem Biaya Standar Diberlakukan?
l      Perencanaan dan Pengendalian : Sistem biaya standar memperbaiki perencanaan dan pengendalian serta memperbaiki pengukuran kinerja.
l      Kalkulasi Biaya Produk : Dalam sistem biaya standar, pembebanan biaya kepada produk dilakukan dgn menggunakan standar kuantitas dan standar harga utk ketiga biaya produksi (Bahan baku, TKL, dan OHP)

Biaya Produk Standar
l      Dalam perusahaan manufaktur, biaya standar dibuat utk Bahan Baku, TKL, dan OHP
l      Manajer harus dapat menghitung kuantitas bahan yg dibutuhkan (SQ) dan jam standar yg dibutuhkan (SH)
l      SQ = Standar kuantitas per unit x output aktual
l      SH = Standar TK per unit x output aktual

Analisis Varian
l      Anggaran fleksibel dpt digunakan utk mengidentifikasi biaya yg harus dikeluarkan utk tingkat aktivitas aktual
l      Biaya input dianggarkan = SP x SQ
l      Biaya input aktual = AP x AQ
l      Varian adl selisih antara aktual dgn yg direncanakan/dianggarkan

Total Varian
Total Varian = (AP x AQ) – (SP x SQ)

Total Varian = Varian Harga + Varian Penggunaan
            = (AP – SP)AQ + (AQ – SQ) SP
            = [(APxAQ)-(SPxAQ)]+[(SPxAQ)-(SPxSQ)]
               = (APxAQ)-(SP x AQ) + (SP x AQ)-(SPxSQ)
               = (AP x AQ) – (SP x SQ)

Pertanggungjawaban Varian
l      Varian harga bahan: Merupakan tanggungjawab bag. pembelian, dipengaruhi kuantitas, diskon, jarak pembelian.
l      Varian penggunaan bahan: merupakan tanggungjawab manajer produksi, upaya yg dilakukan adl meminimalkan barang rusak, pemborosan, dan pengerjaan ulang.

Pertanggungjawaban Varian
l      Varian tarif TK: dipengaruhi oleh eksternal spt pasar TK dan kontrak serikat pekerja.
l      Varian efisiensi TK: terkait dengan produktivitas tenaga kerja dan pendukung proses produksi.

Pertanggungjawaban Varian
l      Varian overhead variabel: dapat di telusuri pd pusat pertanggungjawaban, spt bahan penolong.
l      Varian efisiensi overhead variabel: dipengaruhi oleh efisiensi penggunaan TK langsung

Pertanggungjawaban Varian
l      Total varian overhead tetap: Dipengaruhi oleh keputusan jangka panjang, bukan perubahan tingkat produksi, maka varian yg terjadi kecil.
l      Varian volume overhead tetap: tanggungjawab dept. produksi , tapi bisa saja penyelidikan menemukan terjadi kesalahan pd bag. lain

Tidak ada komentar: