Selasa, 20 Maret 2012

SIA : SIKLUS AKUNTANSI


Dalam bagian ini menjelaskan secara terinci bagaimana SIA perusahaan mendukung proses bisnis perusahaan mengkoordinasikan aktivitas secara efisien dan efektif, dan prosedur pengendalian yang dapat diaplikasikan.  Sebagai konsekuensinya, suatu aktivitas bisnis di sebuah siklus sering kali akan memicu rangkaian aktivitas yang kompleks dan dapat melibatkan semua siklus lainnya.  Siklus akuntansi terdiri dari :
1.      Siklus Pendapatan: Penjualan dan Penagihan Kas
2.      Siklus Pengeluaran : Pembelian dan Pengeluarn Kas
3.      Siklus Produksi
4.      Siklus Penggajian dan Manajemen Sumber Daya Manusia  

1. SIKLUS PENDAPATAN : PENJUALAN DAN PENAGIHAN KAS

Siklus pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnid dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan tersebut.

Tujuan utama siklus pendapatan adalah untuk menyediakan produk yang ditempat dan waktu yang tepat dengan harga yang sesuai.  Guna mencapai tujuan tersebut pihak manajemen harus membuat beberapa keputusan penting berikut ini :
·        Sejauh apakah produk dapat dan harus disesuaikan dengan tiap kebutuhan dan keinginan pelanggan  ?
·        Seberapa banyak persediaan yang harus dimiliki dan di manakah persediaan tersebut ditempatkan ?
·        Bagaimanakah seharusnya barang dagangan dikirm kepada para pelanggan ?
·        Berapakah harga optimal untuk setiap produk atas jasa  ?
·        Haruskah kredit ditawarkan kepada pelanggan ?
·        Bagaimana pembayaran pelanggan dapat diproses untuk memaksimalkan arus kas ?

AKTIVITAS BISNIS SIKLUS PENDAPATAN

Entri Pesanan Penjualan
1.      Mengambil Pesanan Pelanggan
2.      Persetujuan Kredit
3.      Memeriksa Ketersediaan Persediaan
4.      Menjawab permintaan pelanggan
5.      Pengirman
6.      Ambil dan pak peasanan
7.      Kirim dan pesanan

Penagihan dan Piutang Usaha    
a.      Penagihan
b.      Pemeliharaan data piutang usaha
c.      Penagihan Kas

Ancaman dan Pengendalian dalam siklus pendapatan

Proses/Aktivitas
Ancaman
Proses Pengendalian
Entri pesanan penjualan
Pesanan pelanggan yang tidak lengkap atau tidak akurat
Pemeriksaan edit entri data


Penjualan secara kredit ke pelanggan yang memiliki catatan kredit buruk
Persetujuan kredit oleh manajer bagian kredit, bukan oleh fungsi penjualan,catatan yang akurat atas saldo rekening pelanggan. 

Legitimasi pesanan
Tanda tangan di atas dokumen kertas, tanda tangan digital, sertifikat digital untuk e-business

Habisnya persediaan, biaya penggudangan , dan pengurangan harga
Sistem pengendalian persediaan
Pengiriman
Kesalahan pengiriman (Barang dagangan yang salah,Jumlah yang salah, alamat yang salah.
Rekonsiliasi pesanan penjualan dengan kartu,pengambilan dan slip pengepakan, pemindai, kode garis.
Pengendalian aplikasi entri data

Pencurian persedisaan
Batasi akses fisik ke persediaan, dokumentasi semua transfer internal persediaan, penghitungan fisik persediaan, secara periodic persediaan dan rekondiliasi perhitungan dengan jumlah yang dicatat.
Penagihan dan Piutang Usaha
Kegagalan untuk menagih pelanggan
Pemisahan fungsi pengirman dan penagihan.
Pemberian nomor terlebih dahulu ke semua dokumen pengirman dan rekonsiliasi faktur secara periodic, rekonsiliasi kartu pengambilan dan  dokumen pengiriman dengan pesaanan penjualan

Kesalahan dalam penagihan
Pengendalian edit entri data
Daftar harga

Kesalahan dalam memasukkan data ketika memperbarui piutang usaha
Rekonsiliasi buku pembantu piutang usaha dengan buku besar, laporan bulanan ke pelanggan
Penagihan kas
Pencurian kas
Pemisahan tugas, minimalisasi penanganan kas, kesepakatan lockbox, konfirmasikan pengesahan, dan penyimpanan semua penerimaan.
Rekonsiliasi periodic laporan bank dengan catatan seseorang yang tidak terlibat dalam pemrosesan penerimaan kas.

Tidak ada komentar: